Sinar UV-C Dari Signify Ampuh Mencegah Penularan Virus Covid 19

Sinar UV-C Dari Signify Ampuh Mencegah Penularan Virus Covid 19

Spread the love

Sinar UV-C Desinfeksi Untuk Mencegah Penularan Virus Covid 19

Pada masa pandemi COVID-19 ini, hampir semua orang pasti merasa was was dan takut dalam menjalani kehidupan sehari hari apalagi jika harus bepergian keluar rumah.ini semua disebabkan karena pembatasan yang perlu dilakukan untuk mencegah penularan virus Corona.

Setiap kegiatan yang dilakukan akan menerapkan protokol kesehatan yang baik, hal ini dilakukan untuk pencegahan dasar COVID-19, seperti

  • mencuci tangan dengan sabun atau air mengalir dan tidak lupa dengan hand sanitizer,
  • tidak menyentuh wajah dengan tangan yang belum dicuci,
  • menerapkan physical distancing, serta mengenakan masker dalam setiap aktivitas, terutama di tempat umum.

Pada awal pandemi bahkan di lingkungan rumah saya setiap motor atau mobil yang masuk pasti disemprot oleh cairan desinfektan karena hal ini berkaitan dengan desinfeksi, yang artinya menghilangkan semua mikroorganisme patogen kecuali spora bakteri yang terdapat di permukaan benda mati Desinfeksi sangat penting dalam upaya pencegahan penyebaran penyakit menular.

Bermacam cara dilakukan untuk membunuh atau setidaknya menghambat laju penyebaran virus Corona. Teknologi pun dikerahkan, termasuk penggunaan sinar ultraviolet (UV) dalam berbagai bentuk. Sinar Ultraviolet-C (UV-C) kini semakin banyak digunakan sebagai salah satu pilihan desinfeksi.

Untuk mengedukasi masyarakat tentang aspek keselamatan dalam pemanfaatan teknologi UV-C, Signify (Euronext: LIGHT), pemimpin dunia di bidang pencahayaan, menyelenggarakan diskusi virtual bertajuk: “Sinar UV-C: Kawan atau Lawan? Pemanfaatan Teknologi UV-C yang Aman untuk Perlindungan Masyarakat dari Mikro-organisme”yang menghadirkan pembicara ahli di bidang kesehatan masyarakat, biomedical optics, hingga perlindungan konsumen

Nara sumber yang hadir adalah

  • Dr. rer. nat. Ir. Aulia Nasution, M.Sc.,Kepala Laboratorium Rekayasa Fotonika, Departemen Teknik Fisika, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) (kiri);
  • Dr. Hermawan Saputra, SKM., MARS., CICS., Pengurus Pusat Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) (kedua dari kiri); dan
  • Tulus Abadi, Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) (kanan).

Di pandu oleh ibu Lea Indra Head of Integrated and Marketing Communication Signify Indonesia

Signify sangat peduli terhadap tingkat pemahaman masyarakat terkait kewaspadaan dan kehati hatian saat memilih dan menggunakan produk UV-C,” kata Rami Hajjar, Country Leader Signify Indonesia. “Sesi diskusi virtual hari ini sangat penting untuk membantu konsumen dan masyarakat luas agar lebih memahami bagaimana pemanfaatan sinar UV-C bisa sangat efektif dalam melawan mikro-organisme, sekaligus membangun kesadaran terhadap pentingnya memperhatikan aspek keselamatan dalam penggunaannya.

Dr. Hermawan Saputra, SKM., MARS., CICS., Pengurus Pusat Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) menjelaskan COVID-19 menjadi fokus utama penanganan penyakit infeksi yang sedang berkembang (Emerging Infectious Diseases/EID) sesungguhnya masih banyak penyakit menular lainnya yang disebabkan oleh mikroorganisme.

Ada empat faktor utama dalam permasalahan kesehatan masyarakat
Kapasitas layanan kesehatan, tingkat kesadaran perilaku publik, kebersihan lingkungan, dan permasalahan bawaan atau turunan.
Dari keempat faktor ini, lingkungan menyumbang variabel yang cukup besar dalam menentukan kesehatan seseorang.

Salah satu upaya untuk mendukung pola hidup bersih dan sehat ini adalah dengan memanfaatkan
rekayasa teknologi pencahayaan, yaitu teknologi UV-C. Sinar UV-C yang berasal dari matahari disaring oleh lapisan ozon sehingga tidak sampai ke permukaan Bumi. Dr. Hermawan menyebutkan teknologi UV-C ini sangat diperlukan di area-area publik seperti pusat perbelanjaan, hotel, kantor.

Tapi yang perlu kita ketahui adalah apakah aman sinar UVC ini karena Seperti halnya sistem desinfeksi, perangkat UVC harus digunakan dengan benar agar aman. sinar UV-C, yang berada dalam spektrum cahaya tak kasat mata, memiliki potensi untuk mengatasi penyebaran COVID-19. Namun, ada juga bahaya yang mengintai yaitu apabila sinar UV-C mengenai tubuh manusia secara langsung.
Jika terpapar langsung, sinar UV-C dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan, menyebabkan iritasi kulit seperti ruam, sensasi terbakar, tumor, hingga memicu kanker, sementara pada mata bisa menyebabkan katarak.

Saat produk UV-C dinyalakam dipastikan tidak boleh ada orang atau hewan di dalam ruangan. Produk UV-C harus dioperasikan di ruangan tertutup untuk meminimalisir resiko paparan. Tindakan keselamatan ini membantu pengguna menghindari paparan langsung terhadap mata dan kulit dari produk tanpa lapisan pelindung.

Menanggapi makin banyaknya produk UV-C yang beredar di pasaran, Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Bapak Tulus Abadi, menyatakan apresiasinya terhadap segala bentuk
upaya untuk mengendalikan wabah COVID-19. Namun, ia juga menyoroti pentingnya aspek keamanan, keselamatan dan kenyamanan

Signify adalah pemimpin dalam penyediaan lampu UV-C dan telah menjadi yang terdepan untuk teknologi UV selama lebih dari 35 tahun sehingga terpercaya dalam setiap produknya.

Perusahaan memiliki rekam jejak yang terbukti dalam inovasi pencahayaan UV-C, yang dirancang, diproduksi, dan dipasang sesuai dengan standar keamanan yang tinggi. Belum lama ini, Laboratorium Nasional untuk Penyakit Infeksi Emerging (NEIDL) di Universitas Boston, Amerika Serikat, telah melakukan penelitian yang memvalidasi efektivitas lampu UV-C milik Signify dalam menonaktifkan SARS-COV-2, virus penyebab COVID 19.

  • Produk UV-C Philips untuk konsumen mempunyai perangkat keselamatan yang layak sensor gerak gelombang mikro,
    pengatur waktu dan alarm suara.

hal ini sangat diperlukan
Untuk mengantisipasi jika produk UV-C sedang dinyalakan karena saat memyala tidak boleh ada orang atau hewan di dalam ruangan.

Produk UV-C harus dioperasikan di ruangan tertutup untuk meminimalisir resiko paparan. Tindakan keselamatan ini membantu pengguna menghindari paparan langsung terhadap mata dan kulit dari produk tanpa lapisan pelindung.

Produk UV- C memang banyak dipakai di tempat umum tapi tidak menutup kemungkinan untuk dipakai dirumah asalkan memakai produk yang sesuai seperti *Philips UV-C Disinfection Desk Lamp yang banyak memiliki perlindungan keamanan yang baik dan terintegrasi.

Memiliki pengatur waktu,
alarm suara,
sensor gerak dengan radius 3 meter menggunakan teknologi gelombang mikro
kabel sepanjang 3 meter yang didesain untuk melindungi pengguna dari bahaya paparan berlebih.

Fitur keselamatan lain yang unik pada produk ini adalah panduan suara yang akan aktif sebelum pengguna menyalakan lampu.

keselamatan dan kesehatan untuk konsumen Philips Disinfection Desk Lamp ini sudah diterapkan dengan baik sehingga konsumen bisa mendapatkan rasa aman dan nyaman untuk menggunakanya di rumah sebagai salah satu cara desinfeksi mencegah virus covid 19.

Pada intinya adalah bagaimana kita menggunakan sinar UV – C secara baik dan benar sehingga kita terhindar dari efek negatif yang ditimbulkan dan mendapatkan manfaatnya sehingga bisa terhindar dari virus.

21 Replies to “Sinar UV-C Dari Signify Ampuh Mencegah Penularan Virus Covid 19”

  1. Menarik ini Mbak Yanti, jadi penasaran dengan penggunaan sinar UV – C secara baik dan benar. Agar kita terhindar dari efek negatif yang ditimbulkan dan mendapatkan manfaatnya sehingga bisa terhindar dari virus COVID-19 ini.

  2. Keren sekali inovasi dari Philips ini. Menghadirkan lampu dengan UV-C untuk disinfeksi yang dilakukan di rumah. Harga Disinfection Desk Lamp dari Philips ini di kisaran berapa ya?

  3. Aku suka lampu philip, ternyata ada produknya yang lebih bagus lagi ya kayak lampu Philips Disinfection Desk Lamp ini ya mbak. Jadi pengen nyoba buat di kamar

  4. Baru tahu dengan sinar UV C ini. Tahunya cuma UV A dan UV B. Semoga ya, sinar UV C ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Tapi tentu ya, harus dengan pemantauan ahlinya. Biar bahayanya gak kena ke tubuh kita.

  5. jadi dengan alat UV-C ini bisa bunuh kuman yang terlihat sekalipun ya, tapi harus benar-benar diperhatikan ya penggunaannya.
    ini lampunya pakai remote gitu ya? kan gak boleh makhluk hidup disitu kan ya?

  6. Aku baru tau ada Philips Disinfection Desk Lamp.. penggunaannya tentu harus sesuai ya supaya terhindar dari dampak negatifnya. Selama ini cuma tau philip yang lampu biasa aja

  7. Waah aku juga baru tau ada lampu Philips dengan sinar UV C yang bisa untuk desinfektan Covid 19. Trus kalau mau hidupin berarti kita harus di luar ruangan dulu ya Mbak? Dari tadi penasaran gimana cara hidupinnya kalau tombol di dalam.

  8. I loved as much as you will receive carried out right here. The sketch is attractive, your authored subject matter stylish. nonetheless, you command get bought an impatience over that you wish be delivering the following. unwell unquestionably come more formerly again since exactly the same nearly a lot often inside case you shield this increase.

  9. Excellent post. I was checking continuously this blog and I am impressed! Extremely useful info particularly the last part 🙂 I care for such information much. I was seeking this certain info for a very long time. Thank you and good luck.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *