Pentingnya Peranan Posyandu Dalam Masa Pandemi

Pentingnya Peranan Posyandu Dalam Masa Pandemi

Spread the love

Pentingnya Peranan Posyandu Dalam Masa Pandemi

Pandemi sudah hampir setahun ini kita alami semua hal telah berubah termasuk gaya hidup semua orang. Dulu mungkin kita bisa terus pergi ke semua tempat dengan bebasnya tanpa menerapkan protokol.kesehatan, dengan terjadinya pandemi virus covid 19, semua orang lebih sadar akan pentingnya menjaga diri dan orang lain untuk menghindari penularan virus covid 19.dengan penerapan protokol kesehatan di manapun.

Posyandu merupakan salah satu bentuk upaya kesehatan bersumber daya masyarakat  yang dikelola dari, oleh, untuk, dan bersama masyarakat untuk memberi kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar.

Posyandu memang diperuntukkan untuk memantau tumbuh kembang seorang anak agar bisa tahu tentang bagaimana buah hati kita bisa terus tumbuh sehat. Di Posyandu kita bisa mengontrol berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala si kecil. Kita bisa tahu anak kita sehat dan baik tumbuh kembangnya sesuai dengan acuan Kartu Menuju Sehat.

Posyandu yang sudah ada dimasyarakat saat ini sangat berperan dalam mendukung pembangunan kesehatan ibu dan anak. Pada masa normal, Posyandu Balita yang selama ini berjalan dengan baik dan rutin dilakukan satu kali dalam satu bulan dan pembinaan yang dilakukan oleh Puskesmas secara bergantian di masing-masing Posyandu yang sudah tersebar di masing-masing RW tersebut sangat membantu masyarakat utamanya kesehatan ibu dan anak.

Saat virus covid 19 merebak otomatis banyak pelayanan posyandu yang dinonaktifkan tidak melakukan hari buka Posyandu untuk mencegah penularan virus meluas dan pastinya ada rasa khawatir yang dirasakan orang tua balita untuk datang ke posyandu.

Menurut data dari Kemenkes, hanya sekitar 19,2% saja yang melakukan hari buka Posyandu. Bahwa 45,9% tidak melakukan kegiatan dan 34,4% melakukan kegiatan tapi sasaran yang datang berkurang atau kegiatannya tidak optimal. Hal ini sangat mengkhawatirkan karena bayi dan balita bisa mengalami stunting atau gizi buruk karena perkembangan tumbuh kembang mereka tidak terpantau secara teratur.

Posyandu merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan untuk masyarakat. Namun, menghadapi pandemi pelayanan posyandu harus melakukan inovasi agar bisa disesuaikan pada masa new normal atau adaptasi kebiasaan baru. Artinya ada penyesuaian baru yang menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, cuci tangan, dan jaga jarak.

Salah satu posyandu yang melakukan inovasi pada masa new normal adalah Posyandu Anggrek 2 yang berlokasi di Perumahan Tytyan kencana. Para kader melakukan Sweeping ke rumah rumah yang memiliki balita dengan mengadakan janji terlebih dahulu untuk menghindari kerumunan sehingga bisa mencegah penularan virus.

Waktu Kunjungan para kader sudah ditentukan melalui janji bersama terkait waktu kunjungannya. Pada saat mendatangi rumah orang tua yang memiliki bayi atau balita, para kader melakukan protokol kesehatan yang ketat, seperti memakai masker, selalu mencuci tangan atau memakai hand sanitizer juga selalu menjaga jarak.

Walaupun ada kekhawatiran akan virus tapi posyandu harus tetap menjalankan aktivitas kesehatan agar tumbuh kembang anak balita bisa terus di pantau oleh para kader posyandu.

Posyandu Anggrek berdiri secara resmi pada tanggal 25 Agustus 2001 di Perumahan Tytyan Kencana RT O7 RW O6 Kelurahan Marga Mulya Kec Bekasi Utara diresmikan oleh camat bekasi utara. Para kader Posyandu Anggrek 2 selalu aktif mengedukasi masyarakat sekitar dengan perilaku hidup sehat, diantaranya,

Melahirkan dibantu tenaga medis
Memberikan asi ekslusif
Menimbang balita sebulan sekali
Menggunakan air bersih
Menggunakan cuci tangan air bersih dan sabun
Menggunakan jamban sehat
Menguras jentik nyamuk semnggu sekali
Makan buah buahan dan sayur sayuran
Berolahraga
Tidak boleh merokok dalam ruangan

Hal ini dilakukan dalam upaya untuk terus meningkatkan kesehatan ibu dan anak juga kesehatan masyarakat sekitar. Para kader juga berperan aktif untuk terus mengedukasi dan memberikan informasi kepada masyarakat terkait pencegahan Covid 19.

Hari Rabu 9 Desember 2020. Saya berkesempatan untuk hadir bersama para blogger lainnya dari komunitas Bloggercrony dan Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Kemenkes, untuk mengikuti rangkaian kegiatan Pergerakan Masyarakat Pencegahan Covid 19 di Posyandu Anggrek 2, Tytyan Kencana Bekasi.

Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kemenkes RI dr. Imran Agus Nurali, Sp.KO menyampaikan bahwa penyebaran penularan Covid-19 yang terjadi dengan cepat ini membutuhkan peran serta dari semua pihak baik agar virus bisa dicegah agar tidak meluas dan peran Posyandu sangat berperan penting dalam hal ini.

Dr Imran berharap, meskipun dalam situasi Pandemi COVID-19, Posyandu harus tetap aktif melakukan pelayanan kepada masyarakat sekitar, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Peran kader sebagai penggerak, penyuluh dan pencatat harus tetap aktif dalam adaptasii kebiasaan baru, agar kasus stunting, gizi buruk, imunisasi tidak menjadi tinggi setelah masa pandemi bisa diatasi.

Dalam kesempatan tersebut Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI, juga memberikan donasi kepada Posyandu Anggrek 2 berupa perlengkapan untuk memenuhi protokol kesehatan, seperti perlengkapan cuci tangan, masker, sabun dan sebagainya.

Untuk penanggulangan virus Covid 19 memang harus melibatkan peran serta dari semua pihak agar virus bisa cepat ditangani. Sebagian masyarakat sudah memiliki pengetahuan yang baik tentang pencegahan Covid 19 tapi hal ini belum diikuti dengan penerapan disiplin perilakunya atau mengadaptasi kebiasaan baru yaitu

  • Selalu Pakai Masker
    Penggunaan masker dapat meminimalisir penularan virus corona. Sebab, virus corona dapat menyebar melalui droplets dan dapat masuk ke dalam tubuh melalui selaput lender seperti mata, mulut, dan hidung. Dengan memakai masker kita dapat melindungi diri kita dan orang lain
  • Tetap Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan
    menjaga jarak antara satu sama lain dipercaya dapat mengurangi risiko penyebaran virus corona.Selalu perhatikan jarak fisik dengan orang lain yakni minimal 1 meter. Hal ini dapat kita lakukan saat berada di tempat umum ataupun saat di luar rumah.hindari berinteraksi langsung seperti berjabat tangan, berpelukan dengan orang lain
  • Sering Cuci Tangan dengan sabun Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir minimal 20 detik dapat membunuh kuman, bakteri termasuk virus corona, keringkan tangan menggunakan kain yang bersih atau tisu.

Adaptasi kebiasaan baru memang harus melibatkan semua unsur masyarakat untuk itu kader Posyandu hendaknya menjadi garda terdepan untuk aktif dalam mengedukasi masyarakat sekitar memberikan penyuluhan terkait pencegahan Covid 19 dan terus memberikan pelayanan kesehatan untuk ibu dan anak, walaupun di masa pandemi seperti sekarang.

Tetap semangat untuk para Kader Posyandu Anggrek 2 untuk terus meningkatkan kesehatan masyarakat.

36 Replies to “Pentingnya Peranan Posyandu Dalam Masa Pandemi”

  1. Posyandu kalau pas di Semarang suka diworo2 di grup ibu2 buat penimbangan balita plus dikasih vitamin..pas di Cibinong kemarin juga ada pembagian vitamin A..posyandu semoga terus eksis biar bantu para ibu dan balita ya..

  2. Dulu paling demen kalau bawa bocil ke posyandu, pulangnya dibawain susu kotak, bubur kacang ijo sama buah hehee…

    Bagus nih Posyandunya, meskipun pandemi tapi tetep menjalankan agenda kegiatan dengan adaptasi lagi soal kepatuhan prokes dan penjadwalan kegiatan. Smoga diikuti posyandu lain nih

  3. Posyandu ini salah satu layanan kesehatan dari pemerintah yang aku acungi jempol karena kader-kadernya telaten sekali dan banyak hal baik yang bisa di dapat dari sini lho terutama edukasi ke masyarakat di tingkatan terendah

  4. Justru di masa pandemi kita harus menjaga kesehatan balita dengan rutin datang ke posyandu sebulan sekali ya mba. Tetep dengan panduan protokol kesehatan tentunya. Apalagi kader posyandu akan sigap memberikan informasi kesehatan anak kita agar tidak mengalami gagal tumbuh.

  5. Bener mba. Awal pandemi sampai tiga empat bulan posyandu di lingkungan rumah sini juga nonaktif. Baru sebulan dua bulan belakangan mulai ada kegiatan namun kader posyandu yang yang datang ke rumah rumah untuk nimbang bayi dan balita. Sama ya ternyata dimana mana

  6. Aku dulu rutin datang ke Posyandu. Enaknya sih bisa ketemu ibu2 lain sambil rumpi2 dan mantau perkembangan anak, trus dapet makanan bergizi pula. Sebalnya kalau kadang ada aja tuh petugas posyansu yang suka nakut2in katanya berat badan anak kurang, tau2 ujungnya jualan susu. Nggak ngerti deh, emang boleh ya kayak gitu?

  7. istriku baru beberpaa waktu kemarin berkunjung ke posyandu di dekat rumah untuk nimbang anak mbak. dan menurutnya pelayanannya termasuk oke sih. katanya juga mau rutin ke posyandu hehe

  8. Peran posyandu memang sangat penting banget. Apalagi di daerah kayak tempat saya. Gak semua orang tua melek gizi, melek tahap tumbuh kembang anak. Tanpa posyandu, pasti aja akan ada anak yang kurang gizi, dll. Jadinya, meskipun pandemi, program posyandu harus tetap jalan ya. Tapi pastinya harus taat protokol kesehatan deh semua stakeholder-nya.

  9. Pandemi ini telah banyak merubah tatanan kehidupan, tapi sangat mengapresiasi para Staff dan pelayanan kesehatan di tengah wabah ini. Tak terkecuali posyandu yang juga terus berjuang dalam pelayanan kesehatan

  10. Iya ih sampai sekarang tuh masih suka ada yang abai sama protokol kesehatan ya, aku karena efek gak pernah keluar rumah jadi suka lihat berita atau kadang dari story teman-teman. Alhamdulillah ya walau sedang pandemi tapi anak-anak yang harus melakukan pemeriksaan rutin bisa ke posyandu.

  11. wah setuju nih, keberadaan poayandu juga makin mengingatkan para ibu tentang bahaya pandemi yaaa.. plus tentu aja gaboleh keskip dong ya imunisasi untuk anak anak..

  12. Posyandu di kompleksku juga udah mulai beroperasi lagi setelah berbulan-bulan tidak aktif saat pandemi ini. Biar gimana pun ya perkembangan bayi dan balita tetap harus dikontrol setiap bulannya, makanya penting banget adanya Posyandu ini. Tapi tetap harus dengan protokol kesehatan yang ketat juga demi kebaikan bersama ya.

  13. Posyandu sebisa mungkin tetap jalan ya, karena pemeriksaan kesehatan rutin perlu dilakukan, sehingga kesehatan tetap terjaga

  14. Ya Allah jadi ingat selama pandemi ini Cham libur posyandu krn memag ngga jalan disini huhu semoga inistaif Posyandu Tytyan bisae menular ke Posyandu lainnya untuk tetap melakukan sweeping di kala pandemi

  15. Bentuk wastafelnya menarik, jadi tangan tetap bersih ya, ga perlu putar kran air.
    Btw, posyandu di RW-ku alhamdulillah aktif kembali setelah sempat vakum di awal-awal pandemi. Sayangnya tidak ada lagi imunisasi di posyandu, harus ke puskesmas.

  16. Saya baru ngeuh kalo selama pandemi ini posyandu berhenti khawatir anak-anak mengalami stunting dan gizi buruk seperti yang mbak bilang. Semoga dengan tetap mematuhi protokol kesehatan posyandu dapat berjalan seperti sedia kala.

  17. Semangat Yaa para kader posyandu. Posyandu di tempatku juga akhirnya mulai berjalan lagi, meski akhirnya kader yang harus turun tangan untuk mengunjungi satu persatu balita

  18. Aku pikir layanan posyandu libur karena pandemi. Tapi memang posyandu sangat dibutuhkan sih karena tidak semua orang bisa menikmati fasilitas rumah sakit dan dokter anak dengan mudah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *