Penerapan Isi Piringku di Paud Mentari Desa Cigombong, Bogor

Penerapan Isi Piringku di Paud Mentari Desa Cigombong, Bogor

Hai Bunda, setiap hari makanan yang kita konsumsi tentu akan sangat mempengaruhi sistem di dalam tubuh kita apakah makanan itu bergizi, sehat atau tidaknya, kadangkala saya sendiri suka cuek saja padahal hal itu tidak boleh loh bunda, karena pola makan kita akan lebih jauh menentukan status kesehatan individu baik saat ini dan masa selanjutnya.

Sebagai ibu sudah seharusnya kita membiasakan anak untuk makan makanan sehat sejak kecil, karena hal ini sangat baik untuk asupan nutris yang menunjang tumbuh kembangnya. Tak hanya membuat pertumbuhannya optimal, risiko anak terserang penyakit kronis ketika dewasa juga bisa diminimalkan.

Sebagai awalan untuk menanamkan kebiasaan anak ini, tentu Anda harus pintar dalam memilih berbagai macam makanan sehat. Jika ingin kebutuhan nutrisinya terpenuhi dengan baik, pahami seputar makanan bergizi untuk anak yang sebaiknya tersaji di menu hariannya.
Ada istilah makan itu bukan sekedar kenyang saja tapi juga harus mampu memberikan nutrisi yang cukup untuk tubuh kita.

Kementrian kesehatan telah memberikan panduan makan sehat dengan metode isi piringku yang isinya meliputi porsi sajian, sayur-sayuran dan buah-buahan disarankan porsinya adalah separuh bagian piring. Separuh bagian piring lainnya dapat diisi dengan nasi dan ikan atau makanan yang mengandung protein, makanan dalam satu piring harus mengandung protein, karbohidrat, vitamin, dan mineral seimbang.

Penerapan isi piringku saya melihatnya langsung saat saya berkunjung ke daerah Cigombong, Bogor pada hari Rabu tanggal 2 Oktober 2019 lalu, saya dan para bunda Mombassador SGM Eksplor bersama Vlogger Danone Vlogger Academy bersama sama datang untuk melihat penerapan isi piringku di PAUD Mentari, Cigombong.

Danone dan Sari Husada merupakan perusahaan yang sangat mendukung kegiatan mengedukasi masyarakat untuk memenuhi gizi seimbang agar anak Indonesia tidak ada lagi yang mengalami stunting atau kekurangan gizi. Danone bersama Yayasan Yasminar melakukan pelatihan dan pendampingan, juga pengawasan untuk menerapkan isi piringku, dan stimulasi kecerdasan anak usia 4-6 tahun.

Kedatangan kita di sambut hangat oleh anak anak Paud Mentari seperti anak paud pada umumnya mereka sangat ceria dengan aktivitas sekolah yang sangat menyenangkan, di awali dengan senam dan bernyanyi bersama. Kebetulan hari rabu adalah jadwal mereka untuk makan bersama.

Ibu Niar, Kepala Sekolah Paud Mentari menyambut kami dengan bercerita banyak tentang kegiatan mereka bagaimana awalnya orangtua murid agak sulit untuk memasak dan menyiapkan makanan sehat untuk anak anak, namun akhirnya mereka mau dan kompak untuk menyiapkan makanan menu isi piringku, agar anak anak mau makan bersama dan kegiatan ini juga membuat anak anak yang susah makan sayur dan buah akhirnya mau karena makannya bersama sama.

Saat makan bersama datang, anak anak PAUD berbaris untuk antri menunggu mengambil makanan, mereka mengambil makanan di meja prasmanan mini yang berisi menu lengkap isi piringku, yang terdiri nasi, tempe dan telur juga ada sayur sop bakso yang ditambahkan Brokoli juga ada buah melon sebagai buahnya. Setelah bergantian mengambil makanan mereka masuk kelas untuk makan bersama.

Kegiatan ini membuat para orang tua murid menyadari nutrisi sehat seimbang pada usia dini sangatlah penting, Ibu Wailayati Ningsih, Sustainable Development Senior Manager Danone Indonesia  yang turut serta ke PAUD Mentari menjelaskan “Program edukasi pedoman gizi isi piringku untuk anak usia 4-6 tahun sudah ada sejak tahun 2017 dan bagaimana Danone mendukung penuh kegiatan Isi piringku untuk memerangi kekurangan gizi yang banyak terjadi pada anak Indonesia sehingga anak Indonesia pada masa mendatang akan tumbuh sehat dan menjadi anak generasi maju.

Dalam kunjungan ini kita di berikan jamuan cemilan sehat yang jarang kita temui seperti kacang rebus, juga ada makanan tradisional berbahan dasar singkong dan ubi yang semuanya di masak dengan cara di rebus juga ada minuman tradisional Bajigur yang rasanya enak sekali.

Kunjungan ke Paud Mentari ini sangat menyadarkan saya betap pentingnya untuk menyiapkan menu makanan yang sesuai dengan isi piringku dan menerapkannya karena kadang jika anak saya tidak suka sayur saya hanya menyiapkan yang anak saya mau tanpa mengindahkan panduan makan yang sehat. Yuk bunda mari kita biasakan hidup sehat dengan makan makanan yang sesuai dengan isi piringku agar anak anak kita bisa tumbuh sehat dengan tumbuh kembang yang optimal.

19 Replies to “Penerapan Isi Piringku di Paud Mentari Desa Cigombong, Bogor”

  1. Seru banget mbak acaranya. Setelah baca ini aku juga makin sadar bahwa menu makanan sehat memang sebaiknya diterapkan dari sejak dini ya mbak, jangan mudah memberikan makanan instant yang banyak beredar dipasaran kepada anak-anak meski rasanya lebih enak. Lihat foto anak-anak TK jadi inget waktu KKN jaman kuliah dulu, hehe..

  2. 4 sehat 5 sempurna ya Mba isi piringku nya dalam melengkapi kebutuhan nutrisi anak. Supaya tumbuh dengan baik seusianya.

  3. Sekarang udah ga zamannya lagi 4 sehat 5 sempurna ya, tapi udah ke konsep gizi seimbang. Apalagi untuk anak-anak, isi piringnya harus diperhatikan. Seneng banget deh Mbak nya bisa ikut event keren ini. Btw, lihat jagung rebus, pisang rebus, kacang rebus, sama bajigur jadi inget masa kecil sering makan itu, hehe.

  4. Aku selalu takjub sama Danone. Banyak sekali hal hal yang luput dari perhatian mereka edukasi. Dan jalan edukasinya pintar, yaitu blogger. Jadi semua informasi akan terangkum baik dan tersebar ke target. Kalau ga baca begini, mana aku tau ada penerapan isi piring. hahahaha

  5. Sehat banget ini mbak dan memang kadang2 orang tua sibuk bener pagi-pagi mengurus berbagai keperluan. Hadirnya masakan di sekolah membantu gizi anak tercukupi.

  6. Waww..salfok sama kacang, jagung dan pisang rebusnya. Keren ah Danone dan Sari Husada untuk edukasi isi piringku ini. Semoga makin banyak yang sadar dan terbiasa hidup sehat dengan makan makanan yang sesuai dengan isi piringku agar anak anak kita bisa tumbuh sehat dengan tumbuh kembang yang optimal nantinya.

  7. Membiasakan anak makan dengan menu lengkap akan membuat anak gak pilih-pilih makanan ya mba. Tapi kadang nih ya klo disekolah udah diajarkan pilih menu lengkap gitu, ada ajaaaa yang gak dimakan sama anak aku dengan berbagai alasan yang dia buat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *