Pemanfaatan Platform Digital untuk Pengembangan Usaha Ibu Warung Anak Sehat (IWAS)

Pemanfaatan Platform Digital untuk Pengembangan Usaha Ibu Warung Anak Sehat (IWAS)

Spread the love

Seiring perkembangan zaman dan teknologi yang semakin maju, disadari atau tidak, peran wanita akhir-akhir ini semakin terlihat dan berkembang kearah yang positif. Mengerjakan pekerjaan rumah dan mengurus anak adalah kodrat seorang wanita tapi hal ini bukan lagi menjadi satu-satunya kegiatan wanita karena sudah banyak wanita yang memilih pekerjaan sebagai wanita karir untuk bekerja di luar rumah ataupun tetap berkarya menghasilkan sesuatu yang positif sambil merawat anak dari rumah.

Pemberdayaan wanita adalah hal penting untuk meningkatkan peran wanita dalam mengembangkan potensi diri supaya lebih mampu mandiri dan berkarya. Seorang wanita pada hakikatnya adalah seorang ibu yang mempunyai peran penting dalam memberikan asupan gizi dan nutrisi yang baik kepada anak.

Perkembangan dan pertumbuhan seorang anak yang optimal membutuhkan asupan gizi yang seimbang dan sesuai dengan usianya. Hal ini tidak lepas dari peran seorang ibu, tapi bagaimana jika anak sudah bersekolah, tentu kita sebagai ibu tidak bisa memantau asupan makanan yang di makan anak karena keseharian anak sudah berada di sekolah.

Pemanfaatan Platform Digital Untuk Pengembangan Usaha Ibu Warung Anak Sehat (IWAS)

IWAS yaitu Warung Anak Sehat program sosial PT Sarihusada Generasi Mahardhika yang bertujuan untuk membentuk kebiasaan mengkonsumsi makanan dan minuman yang sehat dan bernutrisi pada anak anak usia sekolah dasar.

Warung Anak sehat terbentuk mulai dari tahun 2011 hingga sekarang dan sudah menyasar ke 446 sekolah dengan total sebanyak 350 IWAS yang bergabung dari Ambon, Bandung, Bogor dan Yogyakarta.

Warung Anak Sehat dibutuhkan agar anak anak dapat membeli jajanan sehat dengan harga terjangkau, juga meningkatkan rasa bangga wirausaha perempuan dengan mengelola usaha kantin dalam sekolah.

Warung Anak Sehat memiliki Ibu Warung Anak Sehat yang mengelola Warung Anak Sehat di sekolah agar bisa terselenggara, mereka akan diberikan edukasi tentang makanan yang sehat dari Sarihusada Generasi Mahardhika lalu menerapkannya di Warung Anak Sehat, hal ini membuat ibu IWAS menjadi paham tentang gizi dan jajanan yang sehat.

Keberadaan Warung Anak Sehat memberikan efek positif secara langsung membuat para wanita diberdayakan. Para ibu dapat menjual kue atau jajanan sehat dan menitipkannya di Warung Anak Sehat, dan hal ini memberi uang tambahan sehingga pemasukan para ibu bertambah dari makanan dan kue kue yang mereka buat. Dan untuk anak anak yang bersekolah mereka bisa tetap makan makanan yang bergizi sama seperti yang biasa mereka makan dirumah.

Selain mendapat pemasukan tambahan para ibu IWAS juga akan mendapat pelatihan, pedampingan, dan peningkatkan kemampuan bisnis yang meliputi bagaimana caranya mencatat penjualan dan keuntungan.

Selain itu ibu IWAS juga turut serta dalam memberikan edukasi nutrisi ke sekolah sekolah sehingga diharapkan anak anak Indonesia bisa mendapatkan nutrisi yang baik dan gizi seimbang, agar tak mengalami stunting sehingga bisa tumbuh sehat cerdas dan menjadi anak generasi maju.

Selama masa pandemi ini IWAS terkena imbasnya karena sekolah sekolah ditutup dan anak anak melakukan pembelajaran jarak jauh atau secara online untuk mencegah penularan virus covid 19, sehingga berimbas ibu IWAS tidak bisa berjualan seperti biasanya sehingga pendapatan mereka hasil berjualan berkurang drastis.

Kegiatan kantin sekolah yang sangat minim, membuat para ibu pengelola kantin (IWAS) sehat harus bekerja keras agar tetap bisa mendorong pemulihan ekonomi keluarga. Padahal, mereka juga berperan dalam menyediakan pangan sehat bagi pelanggan maupun keluarganya.

Ibu pengelola kantim sehat Generasi Maju merupakan binaan dari Danone Specialized Nutrition Indonesia menyiapkan berbagai program untuk mengedukasi pengelola kantin sekolah agar mampu beradaptasi dan menggerakkan ekonomi dari rumah.
Platform digital dimanfaatkan untuk membantu usaha mereka.

Sejak tahun 2011, Danone SN Indonesia melalui Sarihusada selalu rutin memberikan binaan kepada ratusan pengelola kantin di sejumlah Sekolah Dasar di Indonesia yang dahulu diberi sebutan Ibu Warung Anak Sehat (IWAS), Hingga 2018. Program ini telah memberdayakan 350 ibu kantin dan mampu meningkatkan pendapatan kepada mereka sehingga bisa membantu perekonomian keluarga.

Tapi pada masa pandemi ini dimana kegiatan sekolah hampir tidak ada membuat mereka kehilangan pendapatan dari kantin sekolah yang tutup akhirnya para Ibu Kantin Sekolah Generasi Maju mulai mengembangkan UMKM.

Berdasarkan pengalaman untuk menyediakan pilihan asupan nutrisi yang baik untuk mengoptimalkan proses belajar mengajar anak-anak di sekolah, ibu pengelola kantin sehat menjual homemade food dan menjajakannya secara door to door maupun online.

Untuk mendukung para Ibu IWAS, Danone SN Indonesia memberikan pelatihan wirausaha kepada Ibu Kantin Sekolah Generasi Maju melalui program Women Will, sebuah inisiatif Grow with Google yang berfokus pada program digital untuk pemberdayaan ekonomi wanita di seluruh dunia.

Para ibu IWAS diberikan edukasi digitalisasi agar bisnis UMKM para pengelola kantin sekolah bisa berkembang dengan baik walaupun kantin sekolah tutup selama masa pandemi ini. Program berupa pelatihan pemanfaatan platform digital untuk menumbuhkan potensi bisnis berskala kecil dengan pasar yang terbatas. Agar mereka lebih kreatif dalam mengembangkan usaha di tengah penjualan yang tidak pasti.

Mereka dapat berjualan secara online melalui sosial media yang mereka punya seperti Facebook dan instagram, sehingga walaupun kantin sekolah tutup tapi mereka masih bisa mendapatkan penghasilan dari jualan online yang dilakukan. Mereka bisa memasarkan produk makanan yang di buat ke sekitar daerah mereka melalui sosial media yang mereka punya dan mengirimkannya ke pemesan sehingga makanan yang dibuat bisa laku terjual.

Danone SN selalu memberikan dukungan agar para ibu IWAS agar selalu bersemangat untuk terus berusaha walaupun pada masa pandemi seperti sekarang, selalu berkontribusi bagi pemberdayaan wanita dan ekonomi lokal. Untuk mendapatkan informasi lengkapnya bisa di klik http://www.sarihusada.co.id

 

 

36 Replies to “Pemanfaatan Platform Digital untuk Pengembangan Usaha Ibu Warung Anak Sehat (IWAS)”

  1. Salah satu usaha Sari Husada yang sangat membantu ibu-ibu kantin untuk dapat melanjutkan usaha ya. Bisa dibayangkan, lama sekolah diliburkan. Jika tidak diberi pelatihan yang mengarahkan mereka melek digital, sulit juga untuk memasarkan produknya

  2. Semoga saja para ibu yang masuk ke IWAS tetap bisa mempromosikan dagangan mereka melalui cara daring sesuai pelatihan yang diberikan. Sayang banget ya kalau usaha mereka jadi mandeg gara-gara tak bisa berjualan lagi di sekolah.

  3. Emh, maaf. Kodrat perempuan itu cuma tiga: hamil, melahirkan, dan menyusui. Ketiga hal itu gimana pun juga nggak bisa dilakukan oleh laki-laki. Kalo ngurus rumah dan ngurus anak, bisa dikerjakan bersama dengan laki-laki. 🙂

  4. Program yang keren banget..apalagi target dan sasarannya kantin sekolah yang mungkin tidak terlalu diperhatikan selama ini. Biar anak-anak makin sehat…jajannya harus sehat juga…

  5. Ibu Warung Anak Sehat ini variatif ya kulinernya,, ada yg bikin tumpeng, camilan kue, dan sebagainya. Buibu emang pas banget diberdayakan karena pada dasarnya kreatif dan penuh ide. Terasah dari rumah tangganya ya Mba…

  6. Programnya bagus banget ya mba, memang disaat pandemi dampaknya bukan cuma pada kesehatan tapi juga ekonomi.

    Program ini membantu banget perekonomian ibu ibu , semoga semakin banyak ibu yg terbantu peogram ini .

  7. Memang selama pandemi semua sektor usaha pasti kena imbasnya ya Mba.. gak terkecuali iwas. Alhamdulillah Danone membantu agar iwas bertahan dengan kemajuan teknologi media. Semoga Pandemi segera berakhir ya Mba.. anak-anak pasti kangen sekolah, gak terkecuali kantin dan dan makanannya.

  8. salut deh ada yang memerhatikan perempuan dengan mendetail saat pandemi gini. betul, mba, perempuan yang berdaya itu akan sangat berpengaruh juga ke keluarga dan kesehatan mentalnya sendiri

  9. Semangat terus buat ibu kantin. Yakin pandemi ini akan berakhir dan sekolah akan dibuka kembali. Lewat bantuan danone akan membantu pengetahuan mengenai gizi anak sekolah, membuat makanan enak, sehat dan bergizi.

  10. Aku jadi kangen jajanan ibu kantin sekolah anakku..kalau jemput sering ngemil di situ. Kasihan ya mereka juga terkena dampak pandemi. Syukurnya ada IWAS yaitu Warung Anak Sehat program sosial PT Sarihusada Generasi Mahardhika yang bertujuan untuk membentuk kebiasaan mengkonsumsi makanan dan minuman yang sehat dan bernutrisi pada anak anak usia sekolah dasar. Semoga makin menyeluruh dan banyak yang dibantu nanti

    Waru

  11. kantin sekolah emang yang paling kena dampak dari PJJ.. untung ada pelatihan ini ya jadi mereka bisa menggunakan semua daya yang ada… marketing visa sosmed juga lumayan dapet penghasilan asal tau ilmunya

  12. Alhamdulillah ya, para Ibu IWAS masih tetap bisa berjualan meski anak-anak sekolah belajar dari rumah, kantin sekolah tutup.
    Jadi nambah pengetahuan dan skill baru juga mereka dengan berjualan online gini.
    Semoga pandemi ini segera berakhir, Aamiin.

  13. Senang banget kalau di sekolah anak2 ada IWAS. Pastinya kita gak khawatir kalau mereka jajan sembarang. Sayangnya karena kondisi pandemi para Ibu IWAS juga kena dampak but syukurnya teknologi sekarang udah canggih jadi tingal dimanfaatkan saja.

  14. Programnya bermanfaat banget ya mba, para ibu kantin jadi makin termotivasi untuk mengembangkan usahanya. Kendati, di masa pandemi sekalipun. Semoga program ini terus ada dan dijalankan. Aamiin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *