Hansaplast Bacteria Shield Memberikan Perlindungan Khusus Bagi Anak

Hansaplast Bacteria Shield Memberikan Perlindungan Khusus Bagi Anak

Spread the love

Hansaplast Bacteria Shield Memberikan Perlindungan Khusus Bagi Anak

Seorang anak membutuhkan aktivitas bermain untuk dapat menyalurkan energi dan merangsang metabolisme tubuh agar bekerja. Jika saat bermain anak merasa bahagia maka hal ini dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh serta baik bagi pertumbuhan anak.

Aktivitas bermain juga dapat untuk merangsang otot, tulang dan pembuluh darah. Aktivitas fisik ini penting sebagai bentuk mengasah dan menstimulasi motorik kasar khusus buat si kecil agar ia bisa mengembangkan bakat dan kreativitasnya.
Banyak hal yang dapat dilakukan anak anak saat belajar dan bermain salah satunya adalah berlarian bersama teman teman atau melompat, sehingga hal ini meningkatkan resiko luka lecet pada anak saat mereka terjatuh.

Penting bagi orang tua untuk mengetahui perawatan luka dengan tepat agar tidak terjadi infeksi berlanjut, dan mengetahui seputar proteksi anak agar tidak menimbulkan trauma yang dapat mempengaruhi optimalisasi tumbuh kembang anak.

Semua hal tentang perawatan luka saya dapatkan secara lengkap saat mengikuti virtual gathering Hansaplast X pada hari Sabtu Tanggal 6 Maret 2021 dengan tema Seberapa Penting Proteksi Terhadap Tumbuh Kembang Anak yang tujuannya adalah memberikan edukasi mengenai pentingnya mengenal jenis luka dan cara penanganannya.

Salah satu pembicara, Dokter Spesialis Anak, dr. Mesty Ariotedjo, Sp.A.
Dr Mesty menjelaskan bahwa membiarkan anak bergerak bebas dan mengeksplorasi lingkungan sekitarnya merupakan salah satu optimalisasi stimulasi perkembangan anak. Orang tua harus mendampingi dan memastikan lingkungan anak aman dari semua hal yang berbahaya. Namun terkadang, kecelakaan kecil tak bisa dihindari, seperti terjatuh dan anak mengalami luka lecet. Jika itu terjadi, tugas kita sebagai orang tua untuk memahami dan mengartikulasi perasaan anak. Dengan kita memahami anak, anak akan merasa lebih aman dan lebih berani mengeksplor lingkungannya kembali.

Dalam hal perawatan luka pada anak, dr. Mesty menuturkan bahwa masih banyak beredar mitos keliru misalnya mitos luka yang dibiarkan terbuka dan kering akan cepat sembuh. Padahal, luka yang dibiarkan terbuka sering kali dapat memperbesar resiko terkontaminasi kotoran dan bakteri yang dapat menyebabkan infeksi. Karena itu, penting sekali untuk menjaga kebersihan dan kelembaban daerah luka dengan membersihkan luka dan membalut luka supaya proses penyembuhan luka lebih cepat dan baik.

Acara ini juga menghadirkan momfluencer Tyna Kanna Mirdad dan anak anaknya yang bercerita bagaimana sebagai ibu kita harus tenang saat anak terluka dan memberikan perawatan luka secara baik untuk mencegah infeksiĀ  dan dengan serunya membuat kreasi dari Bacteria Shield.

Sebagai orang tua kita harus mengetahui tentang perawatan luka yang tepat agar tidak terjadi infeksi dan mengetahui seputar proteksi anak agar tidak menimbukan trauma sehingga dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak yang optimal.

Saya mempunyai pengalaman saat Arya anak saya jatuh saat di Sekolah dan mengalami luka di lututnya sedangkan saya baru mengetahuinya setelah Arya pulang dari sekolah, luka tersebut kotor dan akhirnya menimbulkan infeksi yang membuat anak saya mengalami demam sehingga harus membawanya ke rumah sakit. Pengalaman tersebut mengajarkan bahwa luka kecil karena jatuhpun karena tidak mendapat perawatan secara langsung dapat menimbulkan infeksi yang serius.

Hansaplast sebagai pelopor Plester perawatan luka, kini mempersembahkan generasi terbaru Plester di Indonesia sebagai bentuk lebih lanjut komitmen pada perlindungan dan perawatan luka, yaitu Hansaplast Plester dengan Bacteria Shield! Seluruh rangkaian plester dengan Bacteria Shield telah teruji dapat menghalang kotoran dan bakteri, yang berarti luka akan mendapatkan perlindungan optimum dan kondisi yang ideal untuk proses penyembuhan tanpa resiko komplikasi.

Hansaplast cocok untuk perawatan luka yang tepat, Hansaplast kini telah dilengkapi Bacteria Shield. Hansaplast mengajak orang tua untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya perawatan luka yang tepat agar terhindar dari infeksi berlanjut.

Hansaplast sangat mengerti bahwa luka, sekecil apapun, dapat menganggu aktivitas dan mengurangi momen kebersamaan. Terutama dengan adanya resiko infeksi berlanjut bahkan pada luka terkecil sekalipun. Sebagai pelopor Plester perawatan luka, Hansaplast kini mempersembahkan generasi terbaru Plester di Indonesia sebagai bentuk lebih lanjut komitmennya pada perlindungan dan perawatan luka, yaitu Hansaplast Plester dengan Bacteria Shield.

Hansaplast mempunyai tips orang tua agar mengerti tentang jenis-jenis luka dan langkah yang benar untuk pertolongan pertama yang
Berikut ini 3 (tiga) langkah mudah pertolongan pertama yang dapat diikuti orang tua saat anak mengalami luka ringan:

Bersihkan: Bersihkan luka dari kotoran untuk mencegah infeksi. Gunakan Hansaplast Spray Antiseptik yang dilengkapi Polyhexamethylene Biguanide (PHMB) yang dapat mengobati luka tanpa rasa perih.

Lindungi: Lindungi luka dari kotoran dan bakteri untuk mencegah infeksi. Gunakan plester Hansaplast dengan Bacteria Shield yang telah teruji secara klinis dapat melindungi luka dari kotoran dan bakteri penyebab infeksi.

Sembuhkan: Setelah luka mulai mengering, rawat luka dengan Hansaplast Salep Luka untuk mencegah bekas luka.Tiga langkah ini sangat penting untuk meminimalkan infeksi pada luka yang anak alami

Hansaplast Plester dengan Bacteria Shield dapat berkontribusi dalam perawatan dan perlindungan luka untuk seluruh keluarga Indonesia, serta meningkatkan kesadaran keluarga Indonesia mengenai pentingnya pemilihan produk perawatan luka yang tepat, sehingga dapat menurunkan resiko infeksi dan keluarga Indonesia dapat lebih tenang saat berkegiatan eksplorasi belajar dan bermain bersama.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *