Dukungan Nestle terhadap Tumbuh Kembang Anak Indonesia

Dukungan Nestle terhadap Tumbuh Kembang Anak Indonesia

 

 

 

 

 

 

 

 

Seorang anak sejak masih bayi sudah mempunyai kekebelan tubuh yang didapat dari sang ibu sejak masih dalam kandungan tapi sayangnya semua hanya bertahan dalam beberapa minggu atau beberapa bulan saja setelah itu bayi jadi mudah terserang penyakit karena sistem imunitasnya belum seoptimal orang dewasa .

Untuk mencegah terserang penyakit dibutuhkan imunisasi yang lengkap untuk melindungi tubuhnya. Imunisasi adalah cara untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh sehingga kebal akan serangan kuman, virus, bakteri sehingga dengan imunisasi kita akan melindungi anak kita dari serangan penyakit dikemudian hari.

Pemberian imunisasi rutin lengkap yang disertai dengan pemenuhan asupan nutrisi yang tepat dapat mencegah penyakit dan mendukung tumbuh kembang yang optimal. Perlindungan yang bersifat spesifik terhadap penyakit yang berbahaya hanya didapatkan melalui imunisasi karena pemberian imunisasi dapat merangsang kekebalan spesifik yang efektif mencegah penyakit berat.

Dalam rangka menyambut Pekan Imunisasi Dunia (PID) dengan tema nasional “Imunisasi Lengkap, Indonesia Sehat pada tanggal 24-30 April 2019, Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan PT Nestle Indonesia mendukung komitmen bersama menuju Indonesia Sehat. Satgas Imunisasi Ikatan Dokter Indonesia, Prof.Dr.dr. Soedjatmiko, SpA(K), MSI, mengatakan, Imunisasi berperan penting untuk melindungi bayi dan anak dari berbagai penyakit karena dapat meningkatkan kekebalan tubuh bayi dan anak agar mampu melawan penyakit menular yang berbahaya.

Anak yang tidak mendapatkan imunisasi yang lengkap. Anak yang tidak mendapatkan imunisasi yang lengkap berpotensi tidak mempunyai kekebalan yang spesifik terhadap penyakit sehingga dapat menyebabkan sakit berat, cacat bahkan meninggal.
Imunisasi yang sudah disediakan oleh pemerintah Indonesia untuk bayi di bawah usia satu tahun adalah, imunisasi Hepatitis b, Polio, BCG, DPT, dan campak. Pemberian imunisasi dasar lengkap dan sesuai jadwal dapat secara efektif melindungi anak dari penyakit berbahaya juga membantu menurunkan angka kematian bayi dan balita.

UKK Nutrisi dan penyakit metabolik Ikatan Dokter Anak Indonesia, Dr Yoga Devaera, SP.A(K) menjelaskan pemberian imunisasi yang lengkap juga harus disertai pemberian nutrisi yang lengkap dan seimbang. Anak yang kekurangan nutrisi mempunyai potensi untuk mengalami penurunan kemampuan kognitif dan rentan terinfeksi penyakit menular.


Head of Medical and Nutrition Service Department Nestle Indonesia, Dr. Dr. Ray Basrowi, MKK mengatakan anak yang mendapatkan nutrisi yang lengkap dan tepat pada usianya dapat tumbuh kembang secara optimal. Kami menyarankan agar orang tua untuk selalu memberikan makanan sesuai usia dan kebutuhan anak.

Setelah bayi berusia enam bulan, disamping ASI, bayi membutuhkan makanan pendamping ASI (MPASI) untuk memenuhi kebutuhan nutrisi makronutrien dan mikronutrien untuk tumbuh kembang yang sempurna. Anak memerlukan lima kali lebih banyak nutrisi dan dua kali lebih banyak energi dari orang dewasa. Salah satu kebutuhan nutrisi yang sangat besar yang diperlukan bayi adalah zat besi.

Kebutuhan harian zat besi untuk si Kecil yang berusia 6-12 bulan setara dengan 385 g daging sapi atau 85 g hati ayam. ASI memenuhi 0,3 mg dari 11 mg kebutuhan zat besi bayi. Oleh karena itu, diperlukan strategi untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ini, salah satunya dengan mengombinasikan Makanan Pendamping (MP) ASI rumahan dengan MP-ASI fortifikasi. Nestle sebagai perusahaan yang berkomitmen untuk mendukung tumbuh kembang anak Indonesia secara optimal menyediakan produk MP Asi yang sesuai dengan kebutuhan anak agar anak mendapatkan asupan nutrisi yang tepat pada usianya dan bisa memiliki kekebalan tubuh yang baik agar bisa menangkal penyakit menular.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *